25 Ide Jualan di Shopee yang Menjanjikan untuk Pemula

    26 Oktober 2026by Tim Editorial Growlab

    25 Ide Jualan di Shopee yang Menjanjikan untuk Pemula

    Highlights

    • Ide jualan di Shopee mencakup 5 kategori: kebutuhan rumah tangga, fashion, kecantikan, hewan peliharaan, serta hobi dan bisnis.
    • Produk yang banyak dicari di Shopee belum tentu menguntungkan jika margin tipis atau persaingan harga terlalu ketat.
    • Cara memulai jualan di Shopee dimulai dari menghitung modal dan biaya operasional, bukan sekadar memilih produk yang sedang ramai.
    • Cara riset produk Shopee bisa dimulai dari kolom pencarian, amati volume terjual, lalu pelajari kompetitor yang sudah berjalan.
    • Evaluasi performa produk secara berkala adalah kunci agar toko baru bisa bertahan dan berkembang.

    Ide jualan di Shopee yang tepat adalah pertanyaan pertama yang sering menghambat pemula sebelum mereka benar-benar mulai.

    Pilihan produk terlalu banyak, tapi tidak semua layak dikejar.

    Artikel ini menyajikan 25 ide dari lima kategori utama, dilengkapi panduan memilih produk sesuai modal, cara riset, dan tips bersaing agar kamu tidak sekadar ikut tren.

    Daftar Isi
    1. 25 Ide Jualan di Shopee yang Menjanjikan untuk Pemula
      1. Ide Jualan Kebutuhan Rumah Tangga
      2. Ide Jualan Fashion dan Aksesori
      3. Ide Jualan Kecantikan dan Perawatan Diri
      4. Ide Jualan Kebutuhan Hewan Peliharaan
      5. Ide Jualan untuk Hobi dan Kebutuhan Bisnis
    2. Cara Memilih Ide Jualan di Shopee yang Sesuai dengan Modal
      1. Hitung Modal Awal dan Biaya Operasional
      2. Pertimbangkan Potensi Keuntungan Produk
      3. Sesuaikan Produk dengan Kemampuan Pengelolaan Stok
    3. Cara Riset Produk Sebelum Mulai Jualan di Shopee
      1. Cari Tahu Produk yang Dicari Pembeli
      2. Analisis Kompetitor dan Harga Pasar
      3. Periksa Tren dan Peluang Pembelian Berulang
    4. Tips agar Produk Baru Bisa Bersaing di Shopee
      1. Optimalkan Judul dan Foto Produk
      2. Buat Penawaran yang Kompetitif tanpa Mengorbankan Keuntungan
      3. Evaluasi Performa Produk secara Berkala
    5. FAQ
      1. Jualan apa yang cocok untuk pemula di Shopee?
      2. Apakah bisa mulai jualan di Shopee dengan modal kecil?
      3. Bagaimana cara mengetahui produk yang banyak dicari di Shopee?
      4. Apakah produk yang sedang tren pasti menguntungkan?
    6. Sudah Punya Produk, Tapi Toko Belum Berkembang?

    25 Ide Jualan di Shopee yang Menjanjikan untuk Pemula

    Daftar berikut bukan jaminan produk akan laku. Potensi penjualan bergantung pada permintaan, harga, persaingan, dan strategi yang kamu jalankan.

    Gunakan ini sebagai titik awal riset, bukan keputusan akhir.

    Ide Jualan Kebutuhan Rumah Tangga

    Kebutuhan rumah tangga punya permintaan stabil karena pembelian bersifat rutin. Lima ide di kategori ini:

    • Peralatan dapur (spatula, wadah, pisau set): ringan, mudah dikirim, modal awal terjangkau.
    • Produk kebersihan (sabun cuci, pembersih serbaguna): permintaan konsisten, peluang repeat order tinggi.
    • Organizer dan rak penyimpanan: tren hunian minimalis mendorong permintaan, persaingan cukup ketat.
    • Lampu dan aksesori dekorasi: produk unik dengan sedikit kompetitor langsung punya ruang lebih baik.
    • Perlengkapan laundry (kantong laundry, gantungan, pengharum): berat ringan, biaya kirim lebih efisien.

    Ide Jualan Fashion dan Aksesori

    Fashion adalah salah satu kategori terbesar di Shopee. Risiko yang dihadapi yaitu persaingan sangat tinggi dan tren berubah cepat.

    Kunci di sini ada pada kejelasan segmen, bukan sekadar ikut produk viral.

    • Pakaian wanita kasual (atasan, outer, dress): target pembeli luas, foto produk dan deskripsi ukuran sangat menentukan konversi.
    • Pakaian muslim (gamis, tunik, kerudung): permintaan stabil sepanjang tahun, lonjakan menjelang Lebaran.
    • Aksesori (gelang, cincin, kalung): harga jual relatif rendah, margin bergantung pada sumber produk.
    • Tas dan dompet: pilih satu segmen harga dan kuasai dulu sebelum memperluas.
    • Pakaian anak: permintaan rutin karena anak tumbuh, ukuran yang jelas dan bahan aman jadi pertimbangan utama pembeli.

    Ide Jualan Kecantikan dan Perawatan Diri

    Kategori kecantikan mencatat pertumbuhan yang konsisten.

    Pembeli aktif mencari ulasan sebelum membeli, sehingga reputasi toko sangat berpengaruh.

    • Skincare lokal (toner, serum, moisturizer): permintaan tinggi, pastikan produk sudah terdaftar di BPOM sebelum dijual.
    • Alat perawatan wajah (roller, gua sha, face brush): harga terjangkau, visual menarik mendukung performa di platform berbasis foto.
    • Produk rambut (serum, masker, aksesori rambut): peluang repeat order ada jika pembeli puas.
    • Peralatan kecantikan (cermin makeup, lampu ring, brush set): permintaan stabil dari kreator konten dan pelajar.
    • Parfum dan body mist lokal: ada aturan pengiriman untuk cairan yang perlu dicek sebelum listing.

    Ide Jualan Kebutuhan Hewan Peliharaan

    Segmen hewan peliharaan tumbuh seiring meningkatnya jumlah pemilik kucing dan anjing.

    Pembeli di sini cenderung loyal jika menemukan produk yang cocok.

    • Makanan kucing dan anjing: produk habis pakai dengan frekuensi beli tinggi, perhatikan masa kedaluwarsa.
    • Pasir kucing: permintaan rutin, berat produk berdampak langsung pada biaya pengiriman.
    • Aksesori hewan (kalung, harness, kandang lipat): margin lebih fleksibel dibanding produk habis pakai.
    • Snack dan camilan hewan: kemasan menarik dan porsi kecil mudah diuji dengan modal terbatas.
    • Suplemen hewan: pastikan regulasi penjualan sudah dipenuhi karena ada kategori yang memerlukan izin khusus.

    Ide Jualan untuk Hobi dan Kebutuhan Bisnis

    Produk untuk hobi dan kebutuhan bisnis menyasar pembeli dengan niat beli yang spesifik.

    Persaingan kadang lebih rendah, tapi pasarnya juga lebih sempit.

    • Alat tulis dan perlengkapan kantor (planner, sticky note, pen set): permintaan dari pelajar dan pekerja kantoran cukup stabil.
    • Perlengkapan fotografi produk (background, lampu, tripod mini): dibutuhkan seller lain yang baru membangun konten toko.
    • Peralatan olahraga ringan (resistance band, jump rope, matras): banyak pemain besar, fokus pada satu sub-kategori dulu.
    • Produk handmade atau custom (stiker, pin, tote bag cetak): diferensiasi kuat, tapi kapasitas produksi perlu diperhitungkan sejak awal.
    • Kemasan dan perlengkapan packing (bubble wrap, kardus, selotip): target pembeli adalah seller lain, loyalitas segmen ini cukup tinggi.

    Cara Memilih Ide Jualan di Shopee yang Sesuai dengan Modal

    Tips memilih produk jualan di Shopee yang sering diabaikan pemula adalah menghitung dulu sebelum memilih.

    Produk yang ramai tidak selalu menguntungkan jika biaya operasionalnya tidak diperhitungkan sejak awal.

    Cara Memilih Ide Jualan di Shopee yang Sesuai dengan Modal - 25 Ide Jualan di Shopee yang Menjanjikan untuk Pemula

    Hitung Modal Awal dan Biaya Operasional

    Modal awal bukan hanya harga beli produk.

    Saat berjualan di Shopee, ada potongan yang langsung memangkas pendapatan: biaya admin marketplace, biaya proses pesanan, ongkos kirim (jika disubsidi sebagian), dan kemasan.

    Berdasarkan ketentuan Shopee per Januari 2026, biaya proses pesanan sebesar Rp1.250 per transaksi selesai, di luar biaya admin kategori yang berkisar antara 2,50% hingga 10,00% dari harga netto produk (perkiraan; cek terbaru di Seller Center Shopee).

    Untuk ide jualan online modal kecil, pilih produk yang ringan, tidak memerlukan penyimpanan khusus, dan tidak mudah rusak saat pengiriman.

    Pertimbangkan Potensi Keuntungan Produk

    Produk Shopee yang menjanjikan adalah yang punya selisih cukup antara harga jual dan total biaya, bukan sekadar yang paling banyak terjual.

    Contoh ilustrasi sederhana:

    • Harga jual: Rp100.000
    • Harga pokok produk: Rp55.000
    • Biaya admin (ilustrasi 10%): Rp10.000
    • Biaya proses pesanan: Rp1.250
    • Kemasan dan operasional: Rp5.000
    • Sisa margin: Rp28.750

    Pastikan margin ini masih mencukupi jika kamu berencana menggunakan iklan untuk mendatangkan pembeli.

    Sesuaikan Produk dengan Kemampuan Pengelolaan Stok

    Pemula yang memilih produk dengan terlalu banyak variasi ukuran atau warna sebelum operasional siap sering berakhir dengan salah kirim dan rating toko turun.

    Mulai dari satu atau dua varian. Uji performa, pahami pola pembelian, baru perluas variasi saat operasional sudah stabil.

    Cara Riset Produk Sebelum Mulai Jualan di Shopee

    Cara riset produk Shopee tidak harus rumit. Alat utamanya sudah tersedia langsung di platform dan bisa dilakukan sebelum mengeluarkan modal.

    Cari Tahu Produk yang Dicari Pembeli

    Cara mencari produk untuk dijual di Shopee bisa dimulai dari kolom pencarian Shopee itu sendiri.

    Ketik kata kunci produk yang kamu pertimbangkan, lalu amati:

    • Saran pencarian otomatis: ini adalah kata kunci yang sering diketik pembeli nyata.
    • Jumlah produk terjual: tampilkan filter Terlaris, perhatikan berapa unit terjual di toko-toko teratas.
    • Jumlah penjual: semakin banyak penjual di satu kata kunci, semakin jenuh pasar tersebut.

    Produk yang banyak dicari di Shopee belum tentu mudah dimasuki jika sudah terlalu banyak pemain dengan harga yang sangat ketat.

    Analisis Kompetitor dan Harga Pasar

    Buka 3 hingga 5 toko dengan penjualan tertinggi untuk produk yang kamu bidik.

    Amati foto produk, kata kunci di judul, ulasan pembeli, dan rentang harga.

    Keluhan pembeli di toko lain adalah peluang diferensiasimu.

    Kalau banyak yang mengeluhkan kemasan rusak, itu sinyal bahwa seller yang bisa packing lebih baik punya keunggulan nyata.

    Pertanyaan yang sering muncul dari pemula adalah jualan apa yang laku di Shopee.

    Jawabannya tidak universal karena tiap kategori punya dinamika berbeda.

    Yang lebih tepat cari produk dengan permintaan yang ada, kompetitor yang bisa dikalahkan dari sisi kualitas atau layanan, dan margin yang sehat setelah semua biaya diperhitungkan.

    Periksa Tren dan Peluang Pembelian Berulang

    Ada dua jenis produk yang layak dipertimbangkan secara berbeda.

    Produk musiman punya lonjakan permintaan di periode tertentu, tapi stok dan modal harus disiapkan lebih awal.

    Produk dengan peluang repeat order seperti produk habis pakai atau kebutuhan rutin membangun basis pelanggan lebih stabil meski pertumbuhannya lebih lambat.

    Barang yang cocok dijual di Shopee untuk jangka panjang biasanya punya salah satu dari dua karakteristik ini. Permintaan stabil sepanjang tahun atau margin yang cukup menutupi biaya iklan.

    Tips agar Produk Baru Bisa Bersaing di Shopee

    Masuk ke pasar yang sudah ramai bukan berarti tidak ada peluang.

    Tapi produk baru tanpa persiapan matang sulit bersaing hanya mengandalkan harga murah.

    Optimalkan Judul dan Foto Produk

    Judul produk menentukan apakah produkmu muncul saat pembeli mencari.

    Tempatkan kata kunci utama di bagian depan judul, bukan di tengah atau akhir.

    Untuk foto: terang, tajam, fokus pada satu produk, latar belakang bersih. Foto pertama adalah penentu apakah pembeli mau klik.

    Kamu bisa mempelajari lebih lanjut soal optimasi halaman produk yang sering diabaikan seller di artikel Growlab tentang cara meningkatkan penjualan toko online.

    Buat Penawaran yang Kompetitif tanpa Mengorbankan Keuntungan

    Bersaing di harga seharusnya jadi pilihan terakhir.

    Penawaran kompetitif bisa datang dari sisi lain: gratis ongkir dengan minimum pembelian, bundling yang meningkatkan nilai transaksi, atau respons toko yang cepat.

    Jika berencana menggunakan iklan, pastikan harga jual sudah menutup biaya admin dan biaya iklan sekaligus.

    Margin yang belum sehat ditambah biaya iklan adalah kombinasi yang paling sering membuat pemula merasa rugi tanpa tahu penyebabnya.

    Evaluasi Performa Produk secara Berkala

    Setelah produk tayang, pantau beberapa metrik dasar secara rutin:

    • CTR (rasio klik dari tayangan): menunjukkan seberapa menarik foto dan judul di hasil pencarian. Angka di atas 3% umumnya dianggap baik.
    • CO rate (rasio checkout dari klik): di bawah 1% biasanya ada masalah di harga, foto detail, atau deskripsi.
    • Jumlah ulasan: produk dengan ulasan lebih banyak cenderung lebih dipercaya dan lebih sering direkomendasikan algoritma.

    Evaluasi setiap 3 hingga 7 hari sudah cukup untuk melihat pola, terutama saat produk masih dalam fase awal tayang.

    Kalau toko sudah berjalan tapi hasilnya belum sesuai harapan, artikel tentang cara optimasi toko Shopee yang sepi bisa membantu kamu mengidentifikasi di mana masalahnya.

    Memilih ide jualan di Shopee yang tepat bukan soal mengikuti produk yang sedang viral.

    Ini soal menemukan irisan antara apa yang dicari pembeli, apa yang bisa kamu kelola dengan modal yang ada, dan apa yang punya margin cukup setelah semua biaya diperhitungkan.

    Riset yang baik sebelum mulai jauh lebih menghemat waktu dan modal dibanding mencoba-coba tanpa dasar.

    FAQ

    Jualan apa yang cocok untuk pemula di Shopee?

    Produk yang ringan, tidak mudah rusak, tidak memerlukan penyimpanan khusus, dan punya permintaan stabil adalah pilihan paling aman.

    Aksesori rumah tangga, produk kecantikan berukuran kecil, dan perlengkapan hewan peliharaan sering menjadi titik awal yang realistis.

    Apakah bisa mulai jualan di Shopee dengan modal kecil?

    Bisa, lewat sistem pre-order, dropship dari supplier lokal, atau produk handmade dalam jumlah kecil.

    Yang penting hitung semua biaya termasuk biaya admin Shopee sebelum menentukan harga jual.

    Bagaimana cara mengetahui produk yang banyak dicari di Shopee?

    Gunakan kolom pencarian Shopee, perhatikan saran otomatis, lalu amati produk teratas dengan filter Terlaris.

    Perhatikan jumlah terjual dan jumlah penjual yang bersaing di kata kunci yang sama.

    Apakah produk yang sedang tren pasti menguntungkan?

    Tidak selalu. Tren menarik banyak penjual baru sehingga persaingan harga meningkat dan margin menyempit.

    Produk tren menguntungkan jika kamu masuk lebih awal dan punya diferensiasi yang jelas.

    Sudah Punya Produk, Tapi Toko Belum Berkembang?

    Kalau toko kamu sudah berjalan tapi hasilnya belum sesuai harapan, bisa jadi ada bagian dari pengelolaan toko yang belum tersentuh.

    Tim Growlab membantu seller mengoptimasi toko dan memperbaikinya secara menyeluruh, mulai dari halaman produk, strategi harga, hingga pengelolaan iklan.

    Hubungi tim Growlab sekarang untuk konsultasi awal.

    Referensi

    • Biaya Admin Shopee 2026: Rincian per Kategori · SalesMetriX — https://salesmetrix.id/blog/berapa-biaya-admin-shopee-2026

    • Biaya Admin Shopee 2026: Tarif Terbaru per Kategori & Cara Hitung Margin · Remarketing.id — https://remarketing.id/biaya-admin-shopee-2026

    • Produk Penjualan Tertinggi di Shopee 2026 untuk Repeat Order · AsiaCommerce — https://asiacommerce.id/blog/cara-jitu-memilih-produk-penjualan-tertinggi-di-shopee-2026-untuk-repeat-order-tinggi-bagi-pebisnis-pemula

    • Rekomendasi Produk Terlaris di Shopee 2026 · Mekari Desty — https://desty.mekari.com/blog/produk-terlaris-di-shopee

    Penulis (2)

    Tim Editorial Growlab
    Tim Editorial GrowlabPenulis utama

    Growlab membagikan wawasan dan praktik terbaik seputar e-commerce, optimasi marketplace, pengembangan bisnis, dan digital marketing untuk membantu bisnis berkembang dan meningkatkan penjualan online.

    Lihat semua artikel Tim Editorial Growlab
    Oraldo Emeraldi
    Oraldo EmeraldiReviewer
    Founder Growlab & Youngtrepreneur - Shopee Seller Mentor & TikTok Shop Seller Ambassador

    Praktisi bisnis digital dengan pengalaman dalam pengembangan bisnis online dan optimasi marketplace, khususnya Shopee dan TikTok Shop. Berpengalaman dalam menyusun strategi penjualan, mengoptimalkan performa toko, dan mengembangkan bisnis e-commerce untuk membantu seller meningkatkan penjualan serta pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

    Lihat profil
    Rekomendasi Lainnya