Cara Meningkatkan Omzet Marketplace Menjelang 2027

    28 Oktober 2026by Tim Editorial Growlab

    Cara Meningkatkan Omzet Marketplace Menjelang 2027

    Highlights

    • Cara meningkatkan omzet marketplace dimulai dari membaca data toko, bukan langsung menambah anggaran iklan.
    • Optimasi toko Shopee dan TikTok Shop mencakup judul produk, foto, penawaran, dan pemantauan metrik secara bersamaan.
    • Iklan yang menghasilkan omzet tinggi belum tentu menghasilkan profit jika margin belum dihitung dari awal.
    • Seller dengan trafik ada tetapi konversi rendah sering melewatkan satu celah kecil yang membuat pembeli kabur sebelum checkout.
    • Strategi bisnis UMKM 2027 yang solid dipersiapkan sekarang, bukan saat pergantian tahun tiba.

    Cara meningkatkan omzet marketplace bukan soal membuka lebih banyak iklan atau menambah lebih banyak produk.

    Survei TIMES Indonesia mencatat 50,5% responden UMKM optimistis terhadap prospek bisnis mereka pada 2027.

    Optimisme itu bermakna jika disertai persiapan nyata di toko sebelum persaingan makin ketat.

    Daftar Isi
    1. Mengapa UMKM Perlu Menyiapkan Strategi Penjualan Menjelang 2027?
      1. Apa Makna Optimisme UMKM terhadap Prospek Bisnis 2027?
      2. Mengapa Seller Perlu Mengevaluasi Performa Marketplace?
    2. Cara Meningkatkan Omzet Marketplace Menjelang 2027
      1. 1. Evaluasi Data Penjualan dan Performa Toko
      2. 2. Riset Keyword untuk Menjangkau Calon Pembeli
      3. 3. Optimasi Halaman Produk agar Lebih Menarik
      4. 4. Tingkatkan Konversi dengan Penawaran yang Relevan
      5. 5. Evaluasi Iklan Marketplace Berdasarkan Profit
      6. 6. Manfaatkan Konten dan Promo untuk Mendorong Penjualan
    3. Bagaimana Optimasi Shopee dan TikTok Shop Membantu Pertumbuhan Omzet?
      1. Optimasi Produk untuk Meningkatkan Visibilitas di Marketplace
      2. Evaluasi Iklan agar Anggaran Lebih Efisien
      3. Pantau Metrik Penjualan untuk Menentukan Prioritas Perbaikan
    4. Kapan Seller Membutuhkan Jasa Optimasi Marketplace?
      1. Saat Omzet Stagnan meski Sudah Menjalankan Promosi
      2. Saat Iklan Berjalan tetapi Profit Belum Optimal
      3. Saat Pengelolaan Toko Membutuhkan Strategi yang Lebih Terarah
    5. Growlab Membantu Seller Mengoptimalkan Toko Shopee dan TikTok Shop
      1. Audit Performa dan Peluang Pertumbuhan Toko
      2. Optimasi Produk, Strategi Iklan, dan Evaluasi Data
      3. Menyusun Prioritas Optimasi Sesuai Target Bisnis
    6. FAQ
      1. Apakah cara meningkatkan omzet Shopee berbeda dengan TikTok Shop?
      2. Berapa lama optimasi toko marketplace biasanya mulai menunjukkan hasil?
      3. Apa perbedaan mengoptimalkan toko sendiri dibandingkan menggunakan jasa optimasi marketplace?
    7. Siapkan Strategi Marketplace untuk Menyambut 2027

    Mengapa UMKM Perlu Menyiapkan Strategi Penjualan Menjelang 2027?

    Apa Makna Optimisme UMKM terhadap Prospek Bisnis 2027?

    Angka 50,5% dalam survei TIMES Indonesia mencerminkan keyakinan sebagian pelaku usaha, bukan jaminan kondisi pasar otomatis membaik.

    Optimisme tanpa persiapan jarang berubah jadi omzet.

    Yang membedakan toko yang tumbuh dengan toko yang stagnan bukan semata modal atau produk, melainkan seberapa siap mereka membaca data dan menyesuaikan strategi.

    Menjelang 2027, optimisme paling berguna kalau dijadikan bahan bakar untuk berbenah sekarang.

    Mengapa Seller Perlu Mengevaluasi Performa Marketplace?

    Banyak seller menjalankan toko berdasarkan kebiasaan, bukan data.

    Iklan terus berjalan karena sudah lama berjalan. Produk tetap sama karena belum ada keluhan.

    Padahal algoritma pencarian bergeser, biaya komisi diperbarui secara berkala, dan perilaku pembeli terus berevolusi.

    Seller yang rutin membaca data tokonya lebih cepat menemukan celah, baik peluang maupun kebocoran margin yang belum disadari.

    Cara Meningkatkan Omzet Marketplace Menjelang 2027

    1. Evaluasi Data Penjualan dan Performa Toko

    Langkah pertama sebelum mengubah apa pun adalah membaca kondisi toko apa adanya.

    Buka data penjualan 30 hingga 90 hari terakhir.

    Perhatikan produk mana yang banyak diklik tapi jarang dibeli, dan produk mana yang paling banyak menghasilkan omzet.

    Dua produk ini butuh perlakuan berbeda. Dari pola data itulah keputusan berikutnya lahir, bukan dari asumsi.

    2. Riset Keyword untuk Menjangkau Calon Pembeli

    Produk yang bagus tidak otomatis ditemukan jika judulnya tidak sesuai dengan kata yang diketik pembeli.

    Di Shopee, judul produk yang efektif mengandung jenis produk, target market, nama merek, fitur utama, dan kata kunci rekomendasi platform.

    Di TikTok Shop, strukturnya sedikit berbeda tetapi prinsipnya sama. Gunakan kata yang dipakai pembeli, bukan kata yang terdengar bagus di telinga penjual.

    Cara paling praktis adalah ketik produkmu di kolom pencarian, perhatikan saran otomatis yang muncul, lalu masukkan ke judul secara natural.

    3. Optimasi Halaman Produk agar Lebih Menarik

    Halaman produk adalah toko fisikmu di dunia digital. Pembeli membuat keputusan dalam hitungan detik.

    Foto yang terang, fokus, dan bersih mendorong klik. Deskripsi yang menjawab pertanyaan umum pembeli mengurangi keraguan sebelum checkout.

    Kelengkapan atribut produk juga mempengaruhi seberapa sering produkmu muncul di hasil pencarian platform.

    4. Tingkatkan Konversi dengan Penawaran yang Relevan

    Trafik tanpa konversi hanya menguras biaya iklan.

    Penawaran yang relevan bukan berarti diskon besar-besaran.

    Bisa berupa garansi produk, opsi COD, gratis ongkir bersyarat, atau bundling yang memang dicari pembeli di kategorimu.

    Sesuaikan penawaran dengan perilaku pembeli di kategorimu, bukan sekadar ikut program promosi yang tersedia.

    5. Evaluasi Iklan Marketplace Berdasarkan Profit

    Iklan yang menghasilkan omzet tinggi belum tentu menghasilkan profit.

    Sebelum menilai performa iklan, hitung BEP ROAS terlebih dahulu. Rumusnya yaitu 1 dibagi net margin.

    Jika net margin 20%, maka BEP ROAS adalah 5 (ilustrasi).

    Iklan dengan ROAS di bawah angka itu berarti rugi, meskipun omzetnya besar.

    Dari situ baru bisa dinilai apakah iklan perlu diskalakan, dioptimasi, atau dihentikan sementara sambil membenahi halaman produk.

    6. Manfaatkan Konten dan Promo untuk Mendorong Penjualan

    Di TikTok Shop khususnya, konten adalah mesin penjualan.

    Produk yang sama bisa menghasilkan omzet sangat berbeda hanya karena cara kontennya disajikan.

    Konten yang efektif menjawab tiga pertanyaan pembeli, misalnya produk ini untuk siapa, cara pakainya bagaimana, dan kenapa harus dibeli sekarang.

    Gabungkan konten organik dengan program promo platform secara strategis agar promo tidak terasa seperti diskon tanpa alasan.

    Bagaimana Optimasi Shopee dan TikTok Shop Membantu Pertumbuhan Omzet?

    Cara meningkatkan penjualan di marketplace membutuhkan pendekatan yang berbeda di setiap platform.

    Optimasi marketplace bukan pekerjaan satu kali. Ini proses berulang yang mencakup produk, iklan, dan pemantauan data secara rutin.

    Optimasi Produk untuk Meningkatkan Visibilitas di Marketplace

    Optimasi toko Shopee dan optimasi TikTok Shop keduanya dimulai dari produk yang bisa ditemukan.

    Visibilitas dipengaruhi oleh relevansi judul, kelengkapan atribut, kualitas foto, dan performa historis produk.

    Produk dengan judul relevan, foto bersih, deskripsi lengkap, dan ulasan masuk cenderung mendapat lebih banyak tampilan organik.

    Ini mengurangi ketergantungan pada iklan berbayar sekaligus menekan biaya per pesanan.

    Panduan lebih lengkap tersedia di artikel panduan optimasi marketplace untuk seller Shopee dan TikTok Shop yang sudah kami terbitkan.

    Evaluasi Iklan agar Anggaran Lebih Efisien

    Cara meningkatkan omzet Shopee lewat iklan bukan soal seberapa besar anggarannya, melainkan seberapa tepat angka target yang dipasang.

    Iklan GMV Max menggunakan sistem AI yang belajar dari data kampanye.

    Semakin sering diubah, semakin lama AI butuh waktu menemukan pola yang efisien.

    Evaluasi yang baik dilakukan per tiga hari, bukan per jam.

    Yang diubah adalah angka berdasarkan data, bukan karena panik melihat hasil harian yang fluktuatif.

    Pantau Metrik Penjualan untuk Menentukan Prioritas Perbaikan

    Tiga metrik paling penting untuk dipantau adalah CTR (rasio klik dari yang melihat produk), ATC (jumlah yang menambahkan ke keranjang), dan CO rate atau CVR (rasio yang benar-benar checkout).

    CTR rendah berarti masalah ada di foto atau judul. ATC tinggi tapi CO rate rendah berarti ada hambatan di halaman produk atau penawaran.

    Patokan awal yang sering dipakai sebagai referensi adalah CO rate di atas 2% dan CTR di atas 3% termasuk performa yang sehat.

    Di bawah itu, ada yang perlu diperiksa.

    Kapan Seller Membutuhkan Jasa Optimasi Marketplace?

    Ada kondisi tertentu di mana mengerjakan optimasi sendiri sudah tidak efisien, baik dari sisi waktu maupun hasil.

    Saat Omzet Stagnan meski Sudah Menjalankan Promosi

    Kalau toko sudah aktif ikut flash sale, pasang voucher, dan iklan terus berjalan, tapi omzet tetap di angka yang sama selama beberapa bulan, ini bukan soal seberapa banyak promonya.

    Biasanya ada masalah mendasar yang belum tersentuh, misalnya struktur harga yang membuat margin tipis, produk yang tidak kompetitif, atau halaman produk yang belum cukup meyakinkan.

    Jasa optimasi marketplace membantu menemukan akar masalah itu lebih cepat karena tim yang menangani sudah terbiasa membaca pola dari banyak toko dengan kondisi serupa.

    Saat Iklan Berjalan tetapi Profit Belum Optimal

    Iklan berjalan, omzet masuk, tapi saldo rekening tidak bergerak signifikan.

    Ini tanda ada kebocoran antara omzet dan profit yang belum teridentifikasi.

    Potongan marketplace yang mencakup biaya admin, komisi, dan biaya proses pesanan bisa memakan margin lebih besar dari yang disadari.

    Mengidentifikasi di mana tepatnya kebocoran terjadi membutuhkan pembacaan data yang terstruktur, bukan hanya melihat angka omzet di dashboard.

    Saat Pengelolaan Toko Membutuhkan Strategi yang Lebih Terarah

    Seller yang sudah mencapai skala tertentu sering menghadapi situasi di mana waktu habis untuk operasional, sehingga tidak ada ruang untuk memikirkan strategi.

    Strategi bisnis UMKM 2027 yang efektif memisahkan mana yang harus dikerjakan sendiri dan mana yang lebih produktif jika diserahkan ke pihak yang lebih kompeten di bidangnya.

    Di titik ini, mendelegasikan optimasi ke tim yang fokus di bidang itu bisa menjadi keputusan bisnis yang masuk akal, bukan sekadar pengeluaran tambahan.

    Growlab Membantu Seller Mengoptimalkan Toko Shopee dan TikTok Shop

    Growlab adalah agensi digital marketing yang fokus membantu seller marketplace meningkatkan performa toko mereka secara terukur.

    Audit Performa dan Peluang Pertumbuhan Toko

    Setiap toko memiliki kondisi awal yang berbeda.

    Sebelum rekomendasi apa pun diberikan, kami membaca data toko terlebih dahulu untuk mengetahui produk mana yang sudah bekerja, iklan mana yang bocor, dan di tahap mana pembeli paling banyak keluar.

    Dari audit itulah prioritas perbaikan ditentukan, bukan dari asumsi atau template yang sama untuk semua toko.

    Optimasi Produk, Strategi Iklan, dan Evaluasi Data

    Kami mengerjakan optimasi secara menyeluruh mulai dari judul dan foto produk, strategi iklan berbasis margin, hingga pemantauan metrik secara rutin.

    Proses ini mencakup optimasi toko Shopee dan optimasi TikTok Shop sesuai kondisi dan target masing-masing toko.

    Tidak ada pendekatan yang seragam karena setiap kategori dan segmen pembeli punya karakteristik berbeda.

    Menyusun Prioritas Optimasi Sesuai Target Bisnis

    Tidak semua masalah toko perlu diselesaikan sekaligus.

    Kami menyusun urutan perbaikan berdasarkan dampaknya terhadap omzet dan profit, bukan berdasarkan apa yang paling mudah dikerjakan.

    Dengan begitu, setiap langkah yang diambil memiliki arah yang jelas dan hasilnya bisa diukur dari waktu ke waktu.

    Cara meningkatkan omzet marketplace menjelang 2027 bukan soal menunggu momentum yang tepat.

    Mulai dari evaluasi data toko, perbaiki halaman produk, baca metrik iklan berdasarkan profit, dan susun penawaran yang benar-benar relevan bagi pembeli di kategorimu.

    Semakin awal dimulai, semakin besar jarak yang bisa kamu ciptakan sebelum tahun baru.

    FAQ

    Apakah cara meningkatkan omzet Shopee berbeda dengan TikTok Shop?

    Ada perbedaan mendasar di cara pembeli menemukan produk.

    Di Shopee, pencarian berbasis keyword lebih dominan sehingga optimasi judul dan atribut sangat penting.

    Di TikTok Shop, konten video memainkan peran besar dalam mendorong pembelian.

    Keduanya tetap membutuhkan fondasi yang sama yaitu produk kompetitif, harga sehat, dan data yang dibaca rutin.

    Berapa lama optimasi toko marketplace biasanya mulai menunjukkan hasil?

    Tidak ada patokan waktu yang berlaku untuk semua toko karena hasilnya bergantung pada kondisi awal, kategori produk, dan seberapa mendasar perubahan yang dilakukan.

    Perubahan di halaman produk biasanya terlihat dampaknya lebih cepat dibandingkan perubahan strategi iklan yang butuh waktu bagi sistem untuk belajar dan menyesuaikan.

    Apa perbedaan mengoptimalkan toko sendiri dibandingkan menggunakan jasa optimasi marketplace?

    Mengoptimalkan toko sendiri memungkinkan kontrol penuh atas setiap keputusan, tetapi membutuhkan waktu dan pengalaman membaca pola yang tidak datang dalam semalam.

    Jasa optimasi marketplace memberikan akses ke tim yang sudah terbiasa membaca pola dari banyak toko, sehingga proses identifikasi masalah dan pengujian solusi biasanya lebih cepat.

    Siapkan Strategi Marketplace untuk Menyambut 2027

    Kalau kamu ingin mulai dengan gambaran kondisi tokomu yang lebih jelas, tim Growlab siap membantu proses audit dan optimasi toko Shopee dan TikTok Shop dari awal hingga eksekusi.

    Hubungi tim Growlab sekarang untuk konsultasi lebih lanjut.

    Referensi

    • Cara Seller Meningkatkan Omzet di Shopee dan TikTok Shop — https://growlab.id/artikel/cara-seller-meningkatkan-omzet-di-shopee-dan-tiktok-shop

    • Omzet Tembus Rp500 Juta, Marketplace Bisa Otomatis Potong Pajak Pedagang 0,5 Persen — https://ortax.org/omzet-tembus-rp-500-juta-marketplace-bisa-otomatis-potong-pajak-pedagang-0-5-persen

    Penulis (2)

    Tim Editorial Growlab
    Tim Editorial GrowlabPenulis utama

    Growlab membagikan wawasan dan praktik terbaik seputar e-commerce, optimasi marketplace, pengembangan bisnis, dan digital marketing untuk membantu bisnis berkembang dan meningkatkan penjualan online.

    Lihat semua artikel Tim Editorial Growlab
    Oraldo Emeraldi
    Oraldo EmeraldiReviewer
    Founder Growlab & Youngtrepreneur - Shopee Seller Mentor & TikTok Shop Seller Ambassador

    Praktisi bisnis digital dengan pengalaman dalam pengembangan bisnis online dan optimasi marketplace, khususnya Shopee dan TikTok Shop. Berpengalaman dalam menyusun strategi penjualan, mengoptimalkan performa toko, dan mengembangkan bisnis e-commerce untuk membantu seller meningkatkan penjualan serta pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

    Lihat profil
    Rekomendasi Lainnya